close menu ppob griya bayar

button whatsapp

Perlukah Whatsapp Business Untuk Pemilik Loket PPOB ?


ilustrasi orang memakai whatsapp

Di era digital, WhatsApp menjadi salah satu aplikasi komunikasi yang banyak digunakan masyarakat Indonesia. Tidak hanya untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman, WhatsApp juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan usaha, termasuk usaha loket PPOB.
Salah satu aplikasi yang bisa digunakan adalah WhatsApp Business. Aplikasi ini merupakan versi WhatsApp yang dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha berkomunikasi dengan pelanggan. WhatsApp Business menyediakan berbagai fitur seperti profil bisnis, pesan salam otomatis, balasan cepat, label pelanggan, dan katalog produk. Kabar baiknya, aplikasi ini dapat digunakan secara gratis tanpa harus berlangganan layanan tambahan.

Lantas, apa saja manfaat WhatsApp Business bagi pengusaha loket PPOB? Berikut beberapa hal yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha.


1. Memudahkan Pelanggan Mengetahui Informasi Loket


ilustrasi orang memakai whatsapp Business

Melalui WhatsApp Business, pemilik loket dapat membuat profil bisnis yang berisi nama usaha, alamat, jam operasional, dan deskripsi layanan. Informasi ini membantu pelanggan mengetahui layanan yang tersedia dan kapan mereka bisa datang ke loket. Misalnya, pelanggan ingin membayar tagihan listrik atau PDAM, tetapi belum mengetahui apakah loket masih buka. Dengan melihat informasi pada profil bisnis, pelanggan bisa mendapatkan gambaran sebelum menghubungi pemilik loket. Profil bisnis yang lengkap juga membuat usaha terlihat lebih profesional dan memudahkan pelanggan mengenali loket yang mereka cari.


ilustrasi orang memakai whatsapp

2. Membalas Pertanyaan Pelanggan dengan Lebih Cepat

Pengusaha loket PPOB mungkin sering menerima pertanyaan yang sama, seperti cara membayar tagihan PDAM, membeli token listrik, mengecek biaya administrasi, atau membeli pulsa. WhatsApp Business memiliki fitur balasan cepat atau quick replies yang memungkinkan pemilik usaha menyimpan jawaban untuk pertanyaan yang sering muncul. Ketika pertanyaan serupa datang, pemilik loket cukup memilih balasan yang sudah disiapkan tanpa perlu mengetik ulang dari awal. Sebagai contoh, pemilik loket bisa menyimpan informasi persyaratan pembayaran PDAM dan menggunakannya kembali saat ada pelanggan yang bertanya. Cara ini dapat menghemat waktu, terutama ketika loket sedang ramai.


3. Menyambut Pelanggan dengan Pesan Otomatis

WhatsApp Business menyediakan fitur pesan salam dan pesan di luar jam kerja. Kedua fitur ini membantu pemilik loket memberikan respons awal kepada pelanggan tanpa harus selalu mengetik pesan secara manual. Pesan salam dapat digunakan untuk menyambut pelanggan yang menghubungi bisnis, sedangkan pesan di luar jam kerja dapat memberi tahu pelanggan bahwa loket sedang tutup dan kapan mereka bisa mengharapkan balasan.
Misalnya, pemilik loket dapat menyiapkan pesan yang berisi informasi layanan pembayaran listrik, air, BPJS, pulsa, dan paket data. Dengan demikian, pelanggan langsung mengetahui jenis layanan yang tersedia ketika menghubungi nomor tersebut.
Meski begitu, fitur ini bukan berarti WhatsApp dapat melayani semua transaksi secara otomatis. Untuk mengecek tagihan, memproses pembayaran, atau memastikan transaksi berhasil, pemilik loket tetap perlu melakukan langkah yang diperlukan.


ilustrasi pemilik loket memakai whatsapp

4. Mempromosikan Layanan PPOB kepada Pelanggan

Selain melayani transaksi, WhatsApp juga dapat digunakan untuk memperkenalkan layanan yang tersedia di loket.
Pemilik usaha bisa memanfaatkan fitur Status WhatsApp untuk membagikan informasi layanan pembayaran listrik, PDAM, BPJS, pulsa, paket data, top-up e-wallet, dan produk PPOB lainnya.
Contohnya, ketika loket mulai melayani pembayaran jenis tagihan baru, pemilik usaha dapat mengumumkannya melalui Status WhatsApp. Pelanggan yang melihat informasi tersebut bisa mengetahui bahwa mereka memiliki pilihan layanan tambahan di loket yang biasa mereka kunjungi.


ilustrasi pemilik loket PPOB gembira karena penjualan naik

5. Mengelompokkan Pelanggan agar Lebih Mudah Dikelola

Semakin banyak pelanggan, semakin banyak pula percakapan yang perlu ditangani. Jika semua pesan bercampur dalam satu daftar, pemilik loket mungkin kesulitan menemukan percakapan tertentu.
WhatsApp Business menyediakan fitur label yang dapat digunakan untuk mengelompokkan chat berdasarkan kebutuhan. Misalnya, pemilik loket dapat membuat label pelanggan rutin, pertanyaan PDAM, pesanan yang belum selesai, atau pelanggan yang perlu dihubungi kembali.
Pengelompokan ini membantu pemilik usaha mengelola komunikasi dengan lebih teratur. Namun, label tersebut hanya berfungsi sebagai alat pengorganisasian percakapan, bukan sistem pencatatan transaksi atau database pelanggan yang lengkap.


WhatsApp Business bukan sekadar aplikasi untuk mengirim pesan kepada pelanggan. Jika digunakan dengan tepat, aplikasi ini dapat membantu pengusaha loket PPOB memberikan informasi usaha, mempercepat respons terhadap pertanyaan, mempromosikan layanan, serta menjaga hubungan dengan pelanggan lama.

Pengusaha loket tidak harus memahami teknologi yang rumit untuk mulai menggunakannya. Cukup lengkapi profil bisnis, siapkan beberapa balasan cepat, atur pesan otomatis, dan manfaatkan Status WhatsApp untuk membagikan informasi yang berguna.

Dengan memanfaatkan fitur gratis yang tersedia, pengusaha loket PPOB dapat mulai membangun komunikasi yang lebih teratur dan profesional tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk aplikasi tersebut.

hubungi kami

Helpdesk :

031-5033335, 0811-31123335
0817-5003335
0812-18868914(WhatsApp)

Ikuti kami :

info@griyabayar.com

aplikasi griya bayar sudah terdaftar di kominfo